Bagaimana cara menuju kawah ijen?

cara menuju kawah ijen

Bagaimana sih caranya menuju ke Kawah Ijen? Seperti sudah dibahas di artikel disini, kamu bisa menggunakan berbagai cara menuju ke ikon wisata dari Banyuwangi ini. Kamu bisa sewa motor atau mobil dengan setir sendiri, patungan sesama traveler hingga cara ekstrim yaitu numpang truk penambang pasir hingga kawah Ijen. Emang bisa ya? Tentu saja, kalau kamu mau sensasi yang beda, coba aja opsi terakhir. Sepertinya bakal jadi pengalaman tak terlupakan

Menuju kawah Ijen dengan sewa motor atau mobil sendiri

Pastinya kamu harus membawa kendaraan sendiri terutama kalau kamu beramai-ramai, mobil akan jadi opsi yang paling cocok maupun motor. Selain itu juga kamu bebas menuju kemanapun sepulang dari kawah ijen selama masih berada dalam waktu sewa. Ditambah lagi, harga sewa kendaraan di Banyuwangi masih terbilang cukup murah dibandingkan kota lain seperti Jakarta maupun Jogja.

cara menuju kawah ijen
Yuk sewa motor

Tapi ada kelebihan tentu ada kekurangan. Hal yang harus kamu ingat adalah rasa lelah terutama buat driver kendaraan. Setelah turun dari Ijen dan beristirahat, tentu saja kamu ingin beristirahat santai dalam perjalanan pulang bahkan sambil tidur. Temanmu yang jadi driver tentu saja akan merasa kelelahan dan ada kemungkinan dia mengantuk sepanjang perjalanan turun. Ingat, menyetir dalam kondsi mengantuk sangat berbahaya, apalagi kamu akan turun melalui jalan raya yang disisisinya banyak jurang. Kalau mau temanmu lebih fresh saat menyetir, lebih baik dia gag ikut naik ke kawah Ijen dan menunggu di bawah. Tapi tentu saja itu gag adil dong!

Opsi terbaik ke Kawah Ijen dengan patungan sewa mobil

Opsi terbaik? Dibilang seperti itu karena memang paling cocok. Mirip dengan cara pertama akan tetapi kamu akan punya seorang driver sendirian yang memang gag akan ikut naik dan pastinya akan merasa fresh saat pulang nantinya.

Gimana cara sewanya?

Nah, opsi ini akan nyambung dengan penginapan. Di Banyuwangi ada rumah penginapan (rumah singgah) untuk para traveler tepat di depan Stasiun Karangasem (cukup jalan kaki 50 meter dari Stasiun) dan itu semuanya gratis (pastikan kamu sudah hubungi pemiliknya dulu). Serius? Pemiliknya yaitu mas Rahmat, memang tidak akan memungut biaya sepersenpun saat kamu menginap. Hal yang harus kamu ingat adalah tetap jaga kesopanan dan kerapian. Akan lebih baik kalau kamu membawakan buah tangan dari daerahmu saat kamu akan menginap disini.

cara menuju kawah ijen
Rumah Singgah Backpacker

cara menuju kawah ijen
Patungan carter mobil

Selain itu, kamu juga disarankan untuk sewa mobil dari Mas Rahmat yang akan mengantarmu ke kawah Ijen, Baluran dan tempat wisata lainnya. Nantinya kamu akan naik mobil bersama para traveler yang justru baru kamu temui di penginapan ini. Unik kan? Kamu memang belum kenal, tapi selama kamu adalah orang yang terbuka, akan jadi obrolan yang hangat dan tentu saja koneksi yang bagus untuk ke depan dong. Jadi, opsi kedua ini akan jadi hal yang sangat sangat disarankan, terutama kalau kamu suka berinteraksi dengan orang baru.

Bagaimana dengan naik truk ke Kawah Ijen?

Kalau kamu emang ingin rasakan sensasi lain, coba naik truk pengangkut belerang menuju pos Paltuding, alias basecamp sebelum naik ke Kawah Ijen. Dimana kamu bisa naik truknya? Kamu bisa nak truk PT Candi Ngrimbi dari Desa Tamansari, Kecamatan Licin dengan naik angkot dari Stasiun Karangasem yang berjarak sekitar 30 menit. Tarif angkotnya sekitar Rp 10,000 – 20,000 per orang
Sesampainya di Tamansari, pastikan kamu lakukan kesepakatan dengan pengendara truk. Tarifnya sesuai kesepakatan, tapi harga yang disarankan adalah sekitar Rp 10,000 per orang. Sangat direkomendasikan untuk bayar langsung ke driver sebelum berangkat supaya dapat harga yang murah, walaupun emang gag ada harga pasti yang ditetapkan untuk ‘menumpang’ truk itu.

cara menuju kawah ijen
Mau naik truk?

Kalau mau naik truk, perhatikan jadwalnya. Setiap hari kecuali hari jumat, truk berangkat 2 kali yaitu pagi sekitar jam 7 dan siang sekitar jam 12. Gimana dengan pulangnya? Truk akan berangkat turun dari Paltuding sekitar jam 11 dan jam 4 sore. Jadi pastikan kamu gag ketinggalan jadwal ya. Hal ini bakal buat kamu perlu banyak effort, tapi yang pasti secara ongkos pasti jauh lebih murah. Tertarik?
Pilihan terakhir dengan sewa pemandu wisata juga bisa kamu lakukan. Akan tetapi, ini bukan hal yang direkomendasikan untuk para traveler. Tentu saja akan lebih menantang kalau kamu pilih 1 dari 3 opsi yang diberikan di atas sekedar menuju ke Kawah Ijen.
Jadi gimana? Mana yang akan kamu pilih? Semua pilihan pasti punya resiko dan keunggulan sendiri. Kalau gitu, yuk buruan lihat si api biru alias “blue fire” yang cuma ada di Kawah Ijen!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge